4 Kali Percobaan Pembunuhan Rhoma Irama, Salah Satunya Sniper


JagoDangdut – Bicara tentang Rhoma Irama, tentu saja semua orang tahu sosok beliau sebagai seorang Raja Dangdut. Berbagai karya dan prestasi telah ia torehkan dikancah dunia musik dangdut.

Hingga kini diusia yang sudah tak muda lagi, pria yang biasa disapa Bang Haji itu masih aktif berkarya. Bahkan beberapa waktu lalu Bang Haji telah merilis sebuah single baru berjudul 'Virus Corona'.

Tak hanya di Indonesia, Bang Haji bersama Soneta group sudah dikenal di berbagai negara. Selain berkarier menjadi seorang musisi, Rhoma Irama juga pernah berkiprah di dunia politik.
Mulai dengan bergabung ke beberapa partai politik hingga akhirnya mendirikan partai sendiri yang disebut Partai Idaman (Partai Islam Damai Aman).

Lewat sebuah channel YouTube Najwa Shihab, Bang Haji pernah mengalami 4 kali percobaan pembunuhan terhadap dirinya ketika terjun ke dunia politik. Mulai dengan menggunakan pisau belati hingga sniper.

Bang Haji menceritakan pembunuhan pertamanya ketika berkampanye di Medan. Saat itu ada puluhan ribu orang yang hadir, dan Bang Haji harus melewati itu mulai dari keluar mobil hingga atas panggung. Ketika di tengah-tengah tiba-tiba saja ada benda melayang menghampirinya, Bang Haji pun dengan reflek menangkap benda tersebut. Ternyata itu adalah sebuah pisau belati yang dibungkus koran.

Kedua Bang Haji mengalami hal itu saat berada di Palembang. Lagi kampanye di atas mobil tiba-tiba ada orang mabuk menghampiri dengan memakai golok, Bang Haji pun cukup sigap dengan membela diri hingga terhindar dari percobaan tersebut.

Percobaan yang ketiga tepatnya di Jember, saat itu Bang Haji lagi orasi. Tiba-tiba saja ada dua kali tembakan yang hampir mengenai dirinya oleh sniper. Bang Haji pun langsung turun dari panggung dan selamat.

Dan yang terakhir masih di Jember, ketika itu Bang Haji mendatangi suatu rumah. Mulai disuruh makan dan segala macam, namun saat itu Bang Haji buru-buru untuk ke tempat lain. Dan ketika berjalan rumah yang didatangi tersebut tiba-tiba saja meledak.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel