Menikah dengan Perawan Berusia 30 Tahun, Mantan Pejuang Kemerdekaan yang Berumur 103 Tahun Ini Tersipu Malu Saat Ceritakan Malam Pertamanya


Sosok.id - Walaupun usianya sudah tak muda lagi, namun kakek yang satu ini masih semangat untuk menikah.

Tak main-main, kakek berusia 103 tahun ini menikahi gadis yang usianya 73 tahun lebih muda darinya.

Kakek yang bpernah menghebohkan dunia maya itu diketahui bernama Muhammade.

Pernikahan warga Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan dengan Indo Ajeng (30) ini sempat beredar di media sosial.
Pesta pernikahan pasangan beda usia ini digelar di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada bulan Maret lalu.

Diketahui Muhammade adalah seorang duda yang ditinggal mati oleh istrinya 8 tahun yang lalu.

Sementara sang istri, Ajeng diketahui belum pernah menikah.

Melansir dari Tribunnewsmaker via Surya, seorang tetangga mempelai pria bernama Rahmat mengatakan Muhammade dan Ajeng sudah mengenal satu sama lain.
Kemudian masing-masing keluarga menjodohkan keduanya hingga berlanjut ke pelaminan.

"Saya kurang tahu awalnya bagaimana, tapi sudah kenal memang dan dikasih ketemu sama keluarganya," kata Rahmat, Kamis (27/2/2020) dikutip dari Tribunnewsmaker via Surya.

Berdasarkan keterangan Rahmat, Muhammade menikahi Ajeng dengan mahar berupa uang tunai sebesari Rp 5 juta dan sebuah cincin emas.

"Uang panaiknya itu sekitar 5 juta kemarin, sama ada cincin emas," katanya
Video pernikahan keduanya menjadi viral di media sosial Facebook.

Melansir dari Surya, dalam video yang beredar terlihat kakek Muhammade yang mengenakan setelan jas dituntun saat berjalan dengan postur tubuh yang sudah membungkuk.

Sementara mempelai perempuan nampak anggun mengenakan gaun berwarna putih.

Setibanya di lokasi pernikahan, akad pun segera dilangsungkan.
Setelah keduanya bersanding di pelaminan, tamu undangan nampak menggoda pasangan beda usia ini.

Sambil tersenyum sumringah, keduanya nampak malu-malu dan saling merangkul pundak.

Saat ditanya bagaimana perasaannya bisa menikahi gadis yang jauh lebih muda, Muhammade nampak malu-malu saat menjawab.

Begitupula saat ditanya soal malam pertamanya dengan sang istri.
Diketahui, kakek Muhammade ternyata bukan sosok sembarangan.

Ia adalah mantan pejuang kemerdekaan di era penjajahan.

Pernikahan Muhammade dan Ajeng menjadi bukti cinta tidak memandang usia.

(Dwi Nur Mashitoh)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel