Gak Mau Punya Anak Lagi, Pria Ini Lebih Suka Berhubungan dengan Transgender Namun Malah Tragis


Padangkita.com – Transgender mungkin hal yang cukup sensitif untuk dibahas di kalangan masyarakat Indonesia.

Hal ini tentu mengakibatkan para pelaku transgender tidak terlalu mengungkapkan kebenaran tentang identitas awal mereka. Namun kasus kali ini nyatanya cukup berbeda.

Orang tersebut bernama Stasya Bwarlele yang percaya diri mengaku sebagai transgender dan sukses buat kaget banyak orang.


berprofesi sebagai dokter sekaligus YouTuber, Stasya tak segan mengaku sebagai transgender dan mau berbagi kisah kehidupannya kepada publik.

Kisahnya percintaannya menjadi yang cukup menariku untuk bahas. Pasalnya kini ia tengah berpacaran dengan seorang duda beranak satu.

Tak menutupi kisah kasih mereka, Stasya dan pasangannya Sigit bahkan menceritakan soal hubungannya pada Senin (5/8/2019) di kanal Youtube MOP Channel.

Tak tanggung-tanggung, dua sejoli ini mengaku jika hubungannnya kini sudah menginjak usia 3 tahun.

“Jadi awal kenalan aku sama mas Sigit itu saat aku masih di apartemen. Aku lagi jalan waktu itu, dia lagi sama temen-temennya cowok nongkrong di kolam renang. Terus dia ajak kenalan,” ujar Stasya.

Sigit pun mengaku jika dirinyalah yang pertama kali menyapa terlebih dahulu.


“Aku yang nyapa duluan,” tambah Sigit.

Saat ditanya alasannya mengapa bisa jatuh hati pada Stasya, Sigit menjawab jika dia menemukan kepribadian unik yang tak ia temui pada orang lain.

“Pada awalnya pengin kenal aja sih, tapi makin kesini lihat kepribadiannya yang enggak semua orang punya. Enggak bisa diungkapin sih, tingkah konyolnya dia ini yang bikin dia rame,” terang Sigit.

Tentu tak mudah bagi Sigit membina hubungan dengan kekasihnya itu. Terlebih statusnya yang sebagai duda satu anak. Tak jarang pula ia menerima respon kurang baik dari orang-orang yang melihat mereka.
“Sempet terpikir, cuma kan nanti semua akan berjalan dengan sendirinya. Dijelasin pelan-pelan,” ujar Sigit.


Saat ditanya soal keputusannya memilih kekasih seorang transgender karena disebabkan trauma dengan hubungan sebelumnya yang kandas, Sigit hanya menjawab bahwa ia tak ingin memiliki anak lagi.

“Trauma sih enggak, tapi aku memang udah nggak pengen punya anak lagi, jadi cukup satu aja,” kata Sigit.

Tak hanya ingin bermain-main dengan hubungan yang telah ia jalani, sigit juga berharap bisa meresmikan hubungannya dengan kekasih. “Pengen lebih serius aja, mohon doanya ya,” ujar Sigit. [*/Prt]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel