Ingat Hani Juwita Boon? Saksi Kunci dalam Kasus Es Kopi Sianida Jessica Wongso yang Menewaskan Sang Sahabat, Inilah Kabarnya Sekarang


Ingat Hani Juwita Boon? Perempuan berkulit cerah itu merupakan sahabat Almarhum Mirna yang menjadi saksi kunci dalam peristiwa tewasnya Mirna. Saat itu, Hani ikut hadir dalam pertemuan Mirna dan Jessica di Cafe Olivier.

Boon Juwita alias Hani, sahabat dekat Wayan Mirna Salihin menceritakan kejadian sahabatnya sebelum tewas di Cafe Olivier, Jakarta Pusat. Dia mengatakan, sesampainya di Cafe Olivier, Mirna langsung menenggak kopi Vietnam yang sudah dipesan oleh terdakwa Jessica Kumala Wongso."Ketika kita sampai di Cafe Olivier kan Jessica langsung memesan duluan karena dia datang duluan, dan Mirna langsung mengaduk kopi tersebut," kata Hani saat memberikan kesaksian dengan terdakwa Jessica atas dugaan meracuni Mirna, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/7).Setelah itu, Mirna langsung mengibas-ngibaskan tangannya dan bilang kalau kopi itu tidak enak. "Ini 'enggak enak banget' kata Mirna, mukanya langsung agak marah mengibas terus. Ini apaan dan Mirna bilang mintain air putih," cerita Hani.

Ini kabar terbaru Hani setelah 3 tahun berlalu.

Dulu jadi saksi sang sahabat, Mirna Salihin merenggang nyawa karena kopi sianida, begini kabar Hani yang dulu panik dan cari pertolongan untuk Mirna.


Kasus kopi sianida adalah kasus kriminal yang sangat fenomenal di tahun 2016.

Bahkan sidang kasus kopi sianida ditayangkan di stasiun televisi dan memperoleh rating yang tinggi.

Kasus kopi sianida adalah pembunuhan wanita bernama Mirna Salihin di Cafe Olivier, Grand Indonesia pada 6 Januari 2016.

Mirna Salihin meninggal dunia karena menyeruput kopi Vietnam di tempat tersebut.

Jessica Wongso, sahabat Mirna Salihin yang ada di tempat kejadian, ditetapkan sebagai tersangka.

Saat itu, Mirna diketahui tengah berkumpul dengan kedua temannya, Hani, dan juga Jessica Wongso.

Sebelumnya, Jessica Wongso datang terlebih dulu di Cafe Olivier dan memesankan minuman untuk Mirna Salihin dan Hani.

Sementara, Mirna dan Hani datang bersama.

Setelah menyeruput kopi Vietnam, tiba-tiba Mirna Salihin merasa kepanasan dan tak sadarkan diri.

Hani langsung panik dan langsung mencari bantuan melihat sahabatnya tak berdaya.

Hani juga sosok yang menelepon suami Mirna Salihin, Arief Sumarko untuk meminta pertolongan.

Sementara Jessica Wongso terlihat diam saja menyaksikan kejadian tersebut.

Fakta bahwa Hani ikut cicipi kopi yang diminum Mirna sempat menjadi pertanyaan, kenapa nasib wanita ini berbeda dari sahabatnya yang kehilangan nyawa.

Berbagai dugaan jawaban pun disampaikan oleh berbagai pihak.

Saat itu Mirna sempat dibawa ke klinik mall tersebut sebelum dibawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo.

Kemudian, Mirna Salihin meninggal dunia pada hari tersebut 6 Januari 2016, pada sekitar pukul 18.00 WIB.

Ditemukan pendarahan di lambung Mirna yang disebabkan dari asam sianida dan diduga berasal dari kopi Vietnam yang dipesan Jessica Wongso.

Polisi menetapkan Jessica Wongso sebagai tersangka dan dihukum 20 tahun.

Menurut Hani, setelah meminum es kopi, Mirna mengatakan rasanya sangat tidak enak.

'It's awful, it's bad' kata Mirna saat itu.

Hani hanya menanggapi dengan bercanda dan berkata jangan-jangan minuman tersebut diberi sesuatu.


“Minumannya ada apa-apanya kali,” kata Hani.

Siapa yang menyangka jika minuman tersebut ternyata benar-benar merenggut nyawa Mirna.

Dalam persidangan, Hani menceritakan terdakwa Jessica Wongso mendadak sesak napas. Jessica sesak napas ketika korban Wayan Mirna Salihin diberitahukan meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.Tetapi, setelah itu menurut Hani, Jessica hanya sesak napas beberapa menit lalu langsung menanyakan kepadanya bagaimana keadaan Mirna."Terus Jessica tanya, 'Mirna kenapa?' Sandy bilang Mirna sudah enggak ada. Dia bilang, 'I am sorry'," cerita Hani terdakwa Jessica Wongso yang diduga membunuh Wayan Mirna di ruang sidang PN Pusat, Jakarta, Rabu (13/7).

Setelah 3 tahun berlalu, tampaknya Hani masih tetap mengenang Mirna.

Kini, hani jadi seorang ilustrator sukses dan sudah menikah.

Kehidupannya tampak bahagia setelah dikaruniai seorang anak yang lucu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel