Ingat Sarah Azhari? Artis Seksi Asal Indonesia yang Tinggal di Amerika, Begini Kabarnya


TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat artis cantik dan seksi, Sarah Azhari, bagaimana kabarnya saat ini?

Sarah Azhari adalah seorang aktris dan model asal Indonesia.

Ia merupakan saudara Ayu Azhari, Ibra Azhari dan Rahma Azhari.

Sarah Azhari lebih sering bekerja sebagai model daripada membintangi film atau menyanyi.

Lama tak terekspos, Sarah Azhari ikut berduka atas tewasnya George Flyod dengan menuliskan tagar blacklivesmatter dan blackouttuesday, Selasa (2/6).

Dia juga mengunggah foto berlatar hitam.
Artis cantik Sarah Azhari turut bereaksi atas kasus tewasnya George Flyod lewat unggahan berlatarbelakang hitam di Instagramnya dengan tagar #blacklivesmatter, Selasa (2/6/2020).

Terlebih, sejak beberapa tahun terakhir, adik kandung Ayu Azhari itu tinggal di Amerika Serikat hingga lebih merasa bagaimana publik negeri Paman Sam sangat terluka atas dtindakan brutal kepolisian yang menyebabkan tewasnya George Floyd, seorang pria berkulit hitam itu.

Aksi sadis dengan menginjakkan leher Floyd dengan lutut hingga kehabisan nafas itu dianggap berlatarbelakang rasisme.

Kini, di negeri Paman Sam itu tidak hanya diterjang demi tapi juga aksi anarkis yang berujung penjarahan di toko-toko.

Sarah Azhari mengaku mendapat banyak pesan berisi pertanyaan dari banyak orang tentang kondisinya dan keluarga di AS.

Dia memastikan kondisinya baik-baik saja. Dan dia berterima kasih publik di Indonesia masih banyak peduli dengannya.

“Terima kasih buat teman-teman yang sudah menanyakan keadaan saya dan keluarga di sini juga mendoakan kami. Alhamdulillah, kami semua baik-baik saja,” jelasnya lewat Instagram Storynya.

“Doa yang sama untuk kalian semua dan semoga keadaan di dunia ini kembali normal dari pandemi dan juga masalah, aamiin ya Rabb,” ungkapnya.

Kabar Sarah Azhari Ditengah Pandemi Virus Corona

Virus corona atau corona virus disease (Covid-19) yang telah mewabah diakhir tahun 2019 lalu kini semakin menjadi persoalan yang sangat darurat.

Karena virus corona ini telah menjadi pandemi yang menjangkiti banyak manusia di sejumlah negara yang terpapar virus ini termasuk Indonesia.

Tak hanya Indonesia saja yang mengalami pandemi Covid-19 atau virus corona.

Negara adidaya Amerika Serikat juga ikut dihantam pandemi ini.

Menurut data terbaru dari John Hopkins University, hingga hari ini Selasa (24/3/2020), jumlah pasien positif corona atau Covid-19 di Amerika Serikat ini sudah mencapai 46.371.
Dari data ini, ada 582 orang yang meninggal dunia dan hanya 295 orang yang sembuh.

Tak hanya iu, sejumlah selebriti Hollywood pun dinyatakan positif virus corona.

Sarah Azhari dan Nia Ramadhani (istimewa/kolase Sripoku.com)
Selain itu, selebriti tanah air, Sarah Azhari juga merasakan kecemasan dan ketakutan terkait virus corona ini.

Dilansir dari Beepdo, Sarah Azhari lantas mengungkap suasana terkini Amerika Serikat dihadang pandemi Covid-19.

Ia bersama anaknya tinggal di California, Amerika Serikat.

Dilansir dari Beepdo, Sarah Azhari lantas mengungkap suasana terkini Amerika Serikat dihadang pandemi Covid-19.

Diakui Sarah Azhari, dirinya dan sang anak di Amerika Serikat dalam keadaan baik-baik saja.

"Halo, assalamualaikum warohmatullahi warokatuh. Saya disini beserta Albany alhamdulillah masih dalam keadaan sehat," ujar Sarah Azhari.

Meski begitu, Sarah Azhari tetap meminta doa agar dirinya dan anak tetap dalam keadaan sehat.

"Insya Allah dan mohon doanya biar kita selamat dan sehat," tambah adik Ayu Azhari.

Setelah itu, Sarah Azhari mengungkapkan soal kondisi sebenarnya di Amerika Serikat akibat wabah ini.

Diakui Sarah Azhari, jumlah korban positif corona di Amerika Serikat ini sudah cukup banyak.

"Keadaan Covid-19 di Amerika Serikat, seperti yang saya baca di berita sudah cukup banyak juga pasiennya," ujar Sarah Azhari.

Maka dari itu, pemerintah lewat Presiden Donald Trump memerintahkan untuk warganya agar tetap di rumah saja atau stay at home.
Meski begitu, Sarah Azhari mengungkapkan bahwa sejumlah toko bahan makanan tetap buka.

Begitu juga pelayanan publik seperti kantor pos dan kantor polisi masih tetap buka.

"Dan pemerintah Amerika sejak tanggal 19 Maret 2020 sudah mengeluarkan peraturan untuk stay at home, dimana diharuskan berktivitas di rumah jika kita tidak memiliki kepentingan di luar rumah atau emergency. Kita tidak perlu keluar rumah.

Jika kita ingin membeli obat, makanan dan lain-lain ke supermarket atau ke pusat grosir atau toko-toko kecil apotik, atau kantor polisi tetap buka," papar Sarah Azhari.

Lantas, Sarah Azhari menekankan bahwa tujuan stay at home ini adalah untuk menakan angka penularan virus Covid-19

"Tujuan dari stay at home ini adalah untuk menekan angka penularan virus Covid-19 sehingga angka penularannya bisa ditekan," papar Sarah Azhari.

Sarah Azhari mengaku, kebijakan pemerintah AS ini juga adalah untuk kepentingan warganya, sehingga adik Ayu Azhari ini pun menaatinya.

"Maka dari itu, saya ikuti peraturan ini karena ini demi keselamatan bersama dan juga orang lain di sekitar kita," tutur Sarah Azhari.

Kemudian, Sarah Azhari mengungkapkan perihal aktivitasnya sehari-hari selama stay at home.

"Aktivitas rumah sehari-hari selama stay at home ini selain bersih-bersih, ya masak. Nonton TV olahraga banyak hal-hal yang bisa dilakukan di rumah," ujar Sarah Azhari.

Apalagi dirinya saat ini kuliah lagi.

Sehingga, otomatis aktivitas perkuliahan pun diganti menjadi pembelajaran online.

"Untuk sementara waktu, semua aktivitas dilakukan di rumah.

Jika biasanya saya sekolah, untuk sementara sekarang semua sistem pembelajaran pindah ke sistem online.

Dan kita tetap biasa melakukan pembelajaran, melakukan tugas dan lainnya lewat pembelajaran online ini.

"Untuk sementara waktu, kita belum tahu dan belum diberitahukan sampai kapan situasi ini akan berjalan. Sekolah pun demikian.

Saya tetap menunggu kabar dari sekolah apakah akan tetap seperti ini dalam sebulan. atau akan terus seperti ini dalam satu semester. Saya belum tahu karena masih menunggu keputusan dari pemerintah," papar Sarah Azhari.

Kemudian, Sarah Azhari mengungkapkan ketakutannya selama berada di AS ketika pandemi corona ini menyerang.

Menurutnya, ia pun sempat kesulitan mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok.

Dan juga kesulitan mendapatkan hand sanitizer yang memang saat virus corona mewabah langsung jadi incaran.

"Sama seperti di negara-negara lain, di sini juga ada panic buying di sejumlah pusat grosery, pasar dan lainnya.

Kita juga kesulitan mendapatkan hand sanitizer, toilet paper dan juga makanan kering atau makanan kaleng.

Semua habis diborong orang," papar Sarah Azhari.

Meski begitu, Sarah Azhari masih sempat bersyukur.

Karena dirinya sudah siap sedia menyetok makanan sebelum pemerintah AS mengumumkan stay at home

"Tapi alhamdulillah, sejak 3 minggu lalu, saya sudah stok makanan sejak 3 minggu yang lau.

Dan alhamdulillah juga makanan yang saya beli ini bisa untuk beberapa minggu ke depan," ujarnya.

Diakui Sarah Azhari, ada pembelajaran berharga dari kejadian pandemi Covid-19 ini.

Seperti bisa lebih taat kepada Tuhan dan juga bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk anak dan keluarga

"Terutama kita bisa lebih taat beribadah, dekat dengan anak dan keluarga. Banyak sekali pelajaran yang bisa kita petik dari stay at home, lockdown atau karantina ini," papar Sarah Azhari.

Ditanya soal keinginan untuk pulang ke Indonesia, Sarah Azhari mengaku belum kepikiran.

"Dan apakah saya akan pulang, saya pun belum tahu. Karena saya menunggu situasi aman. Jadi saya belum ada rencana untuk travel,".

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel