Guru Spiritual Soeharto dan Peristiwa Mistis Jokowi


SEBAGAI seorang presiden yang pernah berkuasa selama hampir 32 tahun lamanya, Soeharto dipercaya sarat dengan aura-aura mistis yang mengelilinginya. Aura mistis tersebut juga dipercaya sebagai salah satu kekuatan Presiden Soeharto hingga mampu berkuasa lebih dari tiga dekade lamanya.

Tak mengherankan jika pria kelahiran Kemusuk, 8 Juni 1921 tersebut sangat erat dengan hal-hal yang berbau mistis, sebab beliau dipercaya sebagai salah seorang sangat menjaga budaya leluhur Jawa dan penganut ilmu kebatinan Jawa atau kejawen yang taat.

Bahkan, bagi sejumlah kalangan, Presiden Soeharto disebut-sebut sebagai seorang muslim abangan dan pecinta budaya Jawa, khususnya penghayat dunia spiritual.

Bicara dunia spiritual, konon kabarnya Presiden ke-2 Republik Indonesia ini juga memiliki guru atau dukun spritual sendiri. Diantara guru-guru spiritualnya yang paling terkenal adalah Soedjono Humardani.


Nama Soejono Hoemardani bukan merupakan nama rahasia, karena memang sudah banyak dikenal oleh kalangan umum. Bahkan, pria yang disebut-sebut jendral nyentrik karena potongan rambutnya yang selalu gondrong ini adalah mertua dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Kedekatan Presiden Soeharto dengan Soedjono Hoemaradani sudah dijalin sejak keduanya masih di dunia militer, atau jauh sebelum ayah dari Tomy Soeharto ini jadi presiden. Dalam beberapa berita yang saya baca, keduanya sudah sangat dekat dengan dunia mistis. Malah, keduanya kerap mengunjungi tempat-tempat keramat berdua. Hingga pada akhirnya, mereka memiliki benda-benda pusaka yang tak terhitung banyaknya.

Tak mengherankan, saat Soeharto didaulat menjadi orang nomor satu di tanah air, Soedjono Hoemardani diangkat sebagai orang kepercayaan sekaligus guru spiritualnya. Dalam praktiknya, Soedjono tak sekedar mengurusi hal-hal pribadi Soeharto dan apapun yang sipatnya mistis atau gaib. Akan tetapi, pria kelahiran Desa Carikan, Solo, Jawa Tengah ini juga dipercaya mengelola urusan bisnis dan negara.

Karena kepercayaan Presiden Soeharto begitu tinggi, sampai-sampai jika ada orang asing atau kalangan-kalangan tertentu yang ingin bertemu atau mengunjungi Soeharto mesti menghadap Soedjono Hoemardani terlebih dahulu.

Itulah sedikit cerita tentang pengaruh kuat Soedjono Hoemardani, yang turut serta mengiringi dan turut serta menjadikan Soeharto meraih kejayaannya dalam memimpin Bangsa dan Negara Indonesia.

Guru Spiritual Jokowi

Bukan hal aneh jika para pejabat tinggi apalagi setingkat presiden dekat dengan guru-guru spiritual. Hal tersebut mungkin saja dibutuhkan mereka sebagai bentuk penjagaan diri dari serangan orang-orang yang tidak memihaknya atau penasehat pribadi agar jangan sampai salah dalam setiap langkah yang akan diambilnya.

Atau lebih jauhnya, banyak pejabat selalu bertumpu pada guru spiritual, dengan harapan, mereka ini mendapatkan ajaran atau intruksi. Jika intruksi-intruksi ini didengarnya dengan batin penuh keyakinan, maka diharapkan efeknya akan sangat besar bagi si pejabat atau siapapun itu.

Artinya, Jika petuah guru spiritual ini dipraktikan dengan benar dan penuh keyakinan, maka akan ada hasil yang menguntungkan. Mempraktikkan ajaran guru spiritual biasanya sangat membantu mengatasi setidak-tidaknya satu kesalahan atau mengembangkan setidak-tidaknya satu kualitas baik.

Mungkin, berangkat dari manfaat adanya guru spiritual ini, selain Presiden Soeharto yang memiliki guru spiritual pribadi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun rupanya memilki hal serupa.

Dipercaya, guru spiritual Presiden ke-7 ini adalah Ustaz Mudhakir, yang membantu belajar Iqra, dan KH Abdul Karim Ahmad (Gus Karim), pemilik pengajian tempat Jokowi belajar tafsir Alquran dan fikih. Jokowi belajar kepada dua guru ngaji tersebut jauh sebelum dia terjun ke politik dengan menjadi Wali Kota Solo.


Meski begitu, Presiden Jokowi juga diyakni bukan tipe orang yang suka hal-hal berbau klenik atau ajimat. Tengok saja, di pergelangan tangannya tidak ada apapun termasuk jam tangan, cincin, atau benda-benda pusaka yang menempel di badannya. Ya, paling tidak dilihatnya dari kasat mata kita selama ini.

Pengalaman Mistis Jokowi

Kendati tidak seperti Presiden Sukarno dan Presiden Soeharto yang sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistis dan alam gaib, Presiden Jokowi juga sempat mengalami peristiwa mistis.

Peristiwa mistis itu terjadi tak lama setelah pelantikan dirinya menjadi presiden pada 2014 lalu. Seperti diketahui, pada saat itu Presiden Jokowi bersama pasangannya Jusuf Kalla berhasil mengalahkan pasangan Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Usai dilantik di Gedung MPR/DPR RI, rakyat menggelar pesta syukuran untuk presiden baru mereka. Dengan naik kereta kuda, Jokowi dan Jusuf Kalla diarak dari bundaran Hotel Indonesia menuju Monas.

Dari situ mulai bermunculan berbagai kisah mistis yang berhubungan dengan Jokowi. Mulai dari Jokowi dikawal oleh ratusan orang memakai baju kerajaan, hingga kamar tidurnya di Istana yang dikabarkan angker.

Dikutip dari Merdeka.com, semua orang merasakan euforia saat Jokowi dilantik menjadi Presiden RI. Warga tumpah ruah di jalanan untuk menunggu dan mengantarkan Jokowi menuju Istana Merdeka. Mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung, Jokowi dan Jusuf Kalla diarak dengan menggunakan kereta kencana.

Namun siapa sangka di antara tumpah ruah warga yang mengantarkan Jokowi ke Istana Merdeka, ada ratusan arwah yang ikut mengawalnya. Seperti yang diungkapkan oleh artis cantik, Sara Wijayanto, dia mengaku melihat ratusan arwah ikut mengawal Jokowi-Jusuf Kalla.

Istri pesulap Demian ini mengatakan, ratusan arwah berbaju kerajaan tersebut mengular panjang seakan-akan melindungi Jokowi-Jusuf Kalla dari singgasananya.

Kemudian, masih dikutip dari Merdeka.com, saat ini Presiden Jokowi sudah menetap di Istana Merdeka. Banyak cerita angker mengenai tempat tinggal para presiden ini. Namun, yang paling terkenal angker adalah kamar milik Bung Karno, presiden pertama Indonesia.

Konon kabarnya, kamar Bung Karno ini tidak berani ditiduri oleh siapapun termasuk anaknya sendiri Megawati Soekarnoputri, saat menjabat sebagai Presiden Indonesia karena aura mistis yang begitu kental di kamar itu. Namun, Presiden Jokowi rupanya berani untuk tidur di kamar Bung Karno.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel