Pernikahan Berujung Duka, Pengantin Hamil Ambruk di Depan Altar Lalu Meninggal, Lihat Nasib Bayinya


TRIBUNJATIM.COM - Pernah terjadi dan viral sebuah upacara pernikahan berujung duka.

Pasalnya, sang pengantin wanita ambruk lalu meninggal dunia.

Padahal, saat itu si pengantin wanita tengah hamil.

Bagaimana nasib bayinya?

Simak ceritanya berikut ini.

Memang, namanya hidup dan mati sejatinya adalah urusan Tuhan.

Bahkan jika memang sudah suratan takdir, di tengah momen bahagia, ajal bisa saja menjemput.

Seperti yang dialami oleh pengantin wanita ini.

Melansir dari Grid.ID via Sosok.ID ( grup TribunJatim.com ), Jessica Guedes (30), seorang perawat di Brazil yang tengah hamil 6 bulan dan sedang mempersiapkan diri menyambut acara pernikahannya tiba-tiba jatuh sakit.

Melansir dari The Sun pada Rabu (18/9/2019) lalu, mulanya Jessica mulai mengalami pusing dan sakit leher saat akan pergi menuju altar pernikahan.

Keluarga yang melihat gejala yang dialami Jessica awalnya tak berpikir aneh-aneh.

Mereka menganggap gejala yang dialami Jessica hanya karena efek gugup dan cemas karena akan melangsungkan momen janji suci di altar pernikahan.

Jessica dan keluarganya kemudian masuk ke dalam mobil dan menuju tempat pernikahan.

Namun tiba-tiba, Jessica semakin sering mengeluh sakit sampai tubuhnya lemas dan jatuh pingsan.

Rombongan keluarga Jessica pun menjadi panik dan saat sampai di tempat tujuan mereka memberitahu calon suaminya perihal keadaan Jessica.

Letnan Pemadam Kebakaran Flavio Goncalvez (31), tunangan Jessica terkejut saat pihak keluarga memberitahu dirinya jika calon istrinya pingsan.

"Saya khawatir karena saya menunggunya di altar dalam waktu yang lama.

"Sepupunya berlari dan memberitahu saya bahwa dia pingsan.

"Saya membuka pintu mobil dan dia berbaring tetapi sadar untuk berbicara dengan saya," ujar Flavio dalam wawancara Majalah Crescer Brazil, dikutip TribunJatim.com, Kamis (2/7/2020).

Flavio kemudian berinisiatif memberikan pertolongan pertama dan meminta bantuan juga kepada teman-teman pemadam kebakarannya yang saat itu juga datang sebagai tamu.

Jessica akhirnya dilarikan ke rumah sakit bersalin karena saat itu dirinya juga sedang mengandung.

Setelah diperiksa, Jessica dinyatakan mengalami stroke, pre-eklampsia, dan pendarahan internal.

Ahli bedah pun akhirnya sepakat untuk mengangkat rahimnya dan melakukan operasi caesar darurat untuk menyelamatkan bayi yang dikandungnya.

Namun tak lama setelahnya Jessica dinyatakan meninggal dunia.

Pre-eklampsia yang menyerangnya juga menyebabkan tekanan darah tinggi, dan sel-sel darah merah menjadi rusak.

Hal itu menyebabkan munculnya kejang, gagal hati dan juga ginjal.

Beruntung, nyawa bayi mungil Jessica masih sempat diselamatkan.

Namun kini bayi tersebut hanya bisa melihat ayahnya saja, karena sang ibu sudah tak ada lagi di sisinya.

Flavio merasakan duka yang mendalam namun berjanji akan menjadi kuat demi anaknya.

"Jessica adalah orang yang benar-benar ceria dan mencintai kehidupan. Saya sangat menantikan untuk menjadi suaminya dan menjadi seorang ayah.

"Saya akan menjadi kuat dan tidak akan melemah untuk menghadapi kesulitan," ujar Flavio. (Siti Maesaroh)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel